Panduan Lengkap Masuk Jurusan Ilmu Perpustakaan


Panduan Lengkap Masuk Jurusan Ilmu Perpustakaan

“Kuliah jurusan ilmu perpustakaan” adalah program studi yang mempelajari ilmu, teknik, dan praktik perpustakaan. Mahasiswa akan belajar tentang pengelolaan, pengorganisasian, dan penyediaan akses untuk informasi dan sumber daya perpustakaan. Contohnya, Universitas Indonesia memiliki program studi Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi yang membekali mahasiswa dengan keterampilan mengelola perpustakaan digital dan analog.

Jurusan ini sangat relevan di era digital, di mana informasi semakin mudah diakses namun juga sulit diverifikasi. Lulusan ilmu perpustakaan memiliki peran penting dalam mengkurasi dan mengelola informasi yang andal dan berkualitas. Selain itu, sejarah perpustakaan yang panjang, sejak dari prasasti tanah liat pada zaman kuno hingga perpustakaan digital modern, menunjukkan bahwa jurusan ini memiliki basis yang kuat dan akan terus berkembang.

Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang:

Kuliah Jurusan Ilmu Perpustakaan

Kuliah jurusan ilmu perpustakaan memiliki banyak aspek penting yang perlu dipahami oleh siapa saja yang ingin berkarier di bidang ini. Aspek-aspek tersebut meliputi:

  • Manajemen perpustakaan
  • Pengatalogan dan klasifikasi
  • Layanan referensi
  • Pengembangan koleksi
  • Preservasi dan konservasi
  • Teknologi informasi
  • Riset dan pengembangan
  • Pendidikan pengguna
  • Pemasaran dan hubungan masyarakat
  • Etika dan hukum

Aspek-aspek ini saling terkait dan membentuk landasan bagi profesi ilmu perpustakaan. Lulusan ilmu perpustakaan harus memiliki pemahaman yang kuat tentang semua aspek ini untuk dapat bekerja secara efektif di berbagai jenis perpustakaan, termasuk perpustakaan umum, perpustakaan akademik, perpustakaan khusus, dan perpustakaan digital.

Manajemen perpustakaan

Manajemen perpustakaan merupakan aspek penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Manajemen perpustakaan mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sumber daya perpustakaan untuk mencapai tujuan perpustakaan.

  • Perencanaan

    Perencanaan manajemen perpustakaan meliputi penetapan tujuan, pengembangan kebijakan, dan penyusunan rencana strategis.

  • Pengorganisasian

    Pengorganisasian manajemen perpustakaan meliputi pembagian tugas, penetapan struktur organisasi, dan pengalokasian sumber daya.

  • Pengarahan

    Pengarahan manajemen perpustakaan meliputi pemberian motivasi kepada staf, pembinaan, dan pengembangan staf.

  • Pengendalian

    Pengendalian manajemen perpustakaan meliputi pemantauan kinerja, evaluasi hasil, dan pengambilan tindakan korektif.

Manajemen perpustakaan yang baik sangat penting untuk memastikan bahwa perpustakaan dapat memberikan layanan yang efektif dan efisien kepada penggunanya. Lulusan ilmu perpustakaan harus memiliki pemahaman yang kuat tentang manajemen perpustakaan untuk dapat bekerja secara efektif di berbagai jenis perpustakaan.

Pengatalogan dan klasifikasi

Pengatalogan dan klasifikasi merupakan aspek penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Pengatalogan dan klasifikasi adalah proses mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan mengorganisir sumber daya perpustakaan untuk memudahkan pencarian dan temu kembali informasi.

  • Judul

    Judul adalah elemen penting dalam pengkatalogan. Judul dapat berupa judul buku, judul artikel, atau judul sumber daya lainnya. Judul digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakan sumber daya satu dengan yang lainnya.

  • Pengarang

    Pengarang adalah orang atau kelompok orang yang menciptakan sumber daya. Pengarang dapat berupa penulis buku, penulis artikel, atau pencipta sumber daya lainnya. Pengarang digunakan untuk mengidentifikasi sumber daya dan memberikan informasi tentang kredensial orang yang menciptakan sumber daya tersebut.

  • Subyek

    Subyek adalah topik atau tema yang dibahas dalam sumber daya. Subyek digunakan untuk mengklasifikasikan sumber daya dan memudahkan pengguna menemukan sumber daya yang relevan dengan topik yang mereka cari.

  • Klasifikasi

    Klasifikasi adalah proses mengkategorikan sumber daya ke dalam kelompok-kelompok yang lebih umum. Klasifikasi digunakan untuk mengatur sumber daya dan memudahkan pengguna menemukan sumber daya yang sejenis.

Pengatalogan dan klasifikasi sangat penting untuk memastikan bahwa sumber daya perpustakaan dapat ditemukan dan diakses oleh pengguna. Lulusan ilmu perpustakaan harus memiliki pemahaman yang kuat tentang pengatalogan dan klasifikasi untuk dapat bekerja secara efektif di berbagai jenis perpustakaan.

Layanan referensi

Layanan referensi merupakan salah satu aspek terpenting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Layanan referensi adalah bantuan yang diberikan oleh pustakawan kepada pengguna perpustakaan untuk menemukan informasi yang mereka butuhkan. Layanan referensi dapat diberikan secara langsung, melalui telepon, email, atau obrolan langsung.

Layanan referensi sangat penting untuk memastikan bahwa pengguna perpustakaan dapat menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan cepat dan efisien. Pustakawan yang memberikan layanan referensi harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang koleksi perpustakaan dan sumber daya informasi lainnya. Pustakawan juga harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan mampu membantu pengguna dengan berbagai kebutuhan informasi.

Contoh layanan referensi dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan meliputi:

  • Membantu pengguna menemukan buku, artikel, atau sumber daya lainnya di perpustakaan.
  • Memberikan informasi tentang cara menggunakan katalog perpustakaan dan sumber daya lainnya.
  • Membantu pengguna melakukan penelitian untuk tugas sekolah atau pekerjaan.
  • Memberikan panduan tentang cara mengakses sumber daya informasi online.
Baca Juga :   Panduan Kuliah Jurusan Antropologi Budaya: Memahami Keragaman Manusia

Pemahaman tentang layanan referensi sangat penting bagi lulusan ilmu perpustakaan. Lulusan ilmu perpustakaan yang memiliki keterampilan layanan referensi yang kuat akan dapat bekerja secara efektif di berbagai jenis perpustakaan dan membantu pengguna menemukan informasi yang mereka butuhkan.

Pengembangan koleksi

Pengembangan koleksi merupakan aspek penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Pengembangan koleksi adalah proses memilih, memperoleh, dan memelihara sumber daya perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Proses ini melibatkan berbagai keterampilan, termasuk identifikasi kebutuhan pengguna, evaluasi sumber daya, dan negosiasi dengan vendor.

  • Seleksi

    Seleksi adalah proses memilih sumber daya yang akan ditambahkan ke koleksi perpustakaan. Seleksi didasarkan pada kebutuhan pengguna, kebijakan pengembangan koleksi, dan sumber daya yang tersedia.

  • Akuisisi

    Akuisisi adalah proses memperoleh sumber daya yang telah dipilih. Proses ini dapat melibatkan pembelian, hadiah, atau pertukaran.

  • Pengatalogan

    Pengatalogan adalah proses membuat catatan bibliografi untuk sumber daya yang telah diakuisisi. Katalog ini digunakan untuk mengatur dan menyediakan akses ke sumber daya.

  • Pemeliharaan

    Pemeliharaan adalah proses menjaga sumber daya agar tetap dalam kondisi baik. Proses ini dapat melibatkan perbaikan, penjilidan ulang, dan pelestarian.

Pengembangan koleksi sangat penting untuk memastikan bahwa perpustakaan memiliki sumber daya yang dibutuhkan penggunanya. Lulusan ilmu perpustakaan harus memiliki pemahaman yang kuat tentang pengembangan koleksi untuk dapat bekerja secara efektif di berbagai jenis perpustakaan.

Preservasi dan konservasi

Preservasi dan konservasi merupakan aspek penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Preservasi dan konservasi adalah upaya untuk menjaga dan melindungi koleksi perpustakaan dari kerusakan dan kehancuran. Hal ini penting untuk memastikan bahwa koleksi perpustakaan tetap tersedia bagi pengguna di masa depan.

Ada berbagai teknik preservasi dan konservasi yang dapat digunakan untuk melindungi koleksi perpustakaan. Teknik-teknik ini mencakup:

  • Pengendalian lingkungan, seperti suhu dan kelembaban
  • Perbaikan dan penjilidan ulang
  • Konversi digital
  • Mikrofilming

Preservasi dan konservasi merupakan bagian penting dari manajemen koleksi perpustakaan. Lulusan ilmu perpustakaan harus memiliki pemahaman yang kuat tentang preservasi dan konservasi untuk dapat bekerja secara efektif di berbagai jenis perpustakaan. Pemahaman ini akan memungkinkan lulusan ilmu perpustakaan untuk membantu melestarikan koleksi perpustakaan untuk generasi mendatang.

Teknologi informasi

Teknologi informasi merupakan aspek penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam cara pengelolaan dan penyediaan informasi. Kini, perpustakaan tidak hanya menyediakan koleksi buku fisik, tetapi juga koleksi digital yang dapat diakses secara online. Pustakawan harus memiliki keterampilan dalam menggunakan teknologi informasi untuk mengelola koleksi digital, menyediakan layanan referensi secara online, dan mengembangkan program-program berbasis teknologi informasi.

Teknologi informasi juga telah mengubah cara pengguna mengakses informasi. Pengguna tidak lagi harus datang ke perpustakaan untuk mencari informasi. Mereka dapat mengakses informasi dari mana saja dan kapan saja melalui internet. Hal ini membuat perpustakaan harus beradaptasi dengan menyediakan layanan yang dapat diakses secara online. Pustakawan harus memiliki pemahaman tentang perilaku pengguna informasi di era digital dan mampu mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Pemahaman tentang teknologi informasi sangat penting bagi lulusan ilmu perpustakaan. Lulusan ilmu perpustakaan yang memiliki keterampilan dalam menggunakan teknologi informasi akan dapat bekerja secara efektif di berbagai jenis perpustakaan dan membantu pengguna menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, lulusan ilmu perpustakaan juga dapat berkontribusi dalam pengembangan program-program berbasis teknologi informasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Riset dan pengembangan

Riset dan pengembangan merupakan aspek penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Riset dan pengembangan dilakukan untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi baru yang dapat meningkatkan layanan perpustakaan. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sistem temu kembali informasi yang lebih efektif, cara-cara baru untuk melestarikan koleksi perpustakaan, atau program-program berbasis teknologi informasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Riset dan pengembangan sangat penting untuk kemajuan ilmu perpustakaan. Hasil riset dan pengembangan dapat digunakan untuk meningkatkan praktik perpustakaan dan mengembangkan layanan baru yang memenuhi kebutuhan pengguna. Misalnya, penelitian tentang perilaku pengguna informasi di era digital telah mengarah pada pengembangan layanan referensi virtual dan program literasi informasi daring. Selain itu, penelitian tentang preservasi digital telah mengarah pada pengembangan teknologi baru untuk melestarikan koleksi digital.

Lulusan ilmu perpustakaan harus memiliki pemahaman tentang riset dan pengembangan. Pemahaman ini akan memungkinkan lulusan ilmu perpustakaan untuk mengikuti perkembangan terbaru dalam ilmu perpustakaan dan berkontribusi pada pengembangan profesi perpustakaan. Selain itu, lulusan ilmu perpustakaan juga dapat terlibat dalam kegiatan riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Baca Juga :   Kuliah di Jurusan Teknologi Pangan: Panduan Lengkap untuk Karier di Industri Pangan

Pendidikan pengguna

Pendidikan pengguna merupakan salah satu aspek penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Pendidikan pengguna adalah proses memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada pengguna perpustakaan agar mereka dapat menemukan dan menggunakan informasi secara efektif. Hal ini sangat penting karena pengguna perpustakaan saat ini menghadapi banyak tantangan dalam menemukan informasi yang akurat dan dapat dipercaya di era informasi yang berlebihan.

  • Literasi informasi

    Literasi informasi adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif. Pustakawan dapat memberikan pendidikan literasi informasi kepada pengguna melalui berbagai cara, seperti lokakarya, kursus online, dan materi panduan.

  • Penelusuran informasi

    Penelusuran informasi adalah proses mencari informasi dalam koleksi perpustakaan. Pustakawan dapat memberikan pendidikan penelusuran informasi kepada pengguna dengan mengajarkan mereka cara menggunakan katalog perpustakaan, basis data, dan sumber daya lainnya.

  • Evaluasi informasi

    Evaluasi informasi adalah kemampuan untuk menilai kredibilitas dan keandalan informasi. Pustakawan dapat memberikan pendidikan evaluasi informasi kepada pengguna dengan mengajarkan mereka cara mengenali bias, memeriksa sumber, dan memverifikasi fakta.

  • Penggunaan teknologi

    Teknologi informasi telah mengubah cara pengguna mengakses dan menggunakan informasi. Pustakawan dapat memberikan pendidikan penggunaan teknologi kepada pengguna dengan mengajarkan mereka cara menggunakan komputer, perangkat seluler, dan sumber daya perpustakaan online.

Pendidikan pengguna sangat penting untuk memastikan bahwa pengguna perpustakaan dapat mengakses dan menggunakan informasi secara efektif. Pustakawan harus memiliki keterampilan dalam memberikan pendidikan pengguna dan harus mengembangkan program-program pendidikan pengguna yang memenuhi kebutuhan pengguna. Selain itu, pustakawan juga harus bekerja sama dengan pengajar dan orang tua untuk mengajarkan keterampilan literasi informasi kepada siswa sejak dini.

Pemasaran dan hubungan masyarakat

Pemasaran dan hubungan masyarakat (humas) merupakan aspek penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan. Pemasaran dan humas berperan dalam mempromosikan citra positif perpustakaan, menarik pengguna baru, dan membangun hubungan yang kuat dengan komunitas. Lulusan ilmu perpustakaan yang memiliki keterampilan pemasaran dan humas akan mampu memasarkan layanan dan koleksi perpustakaan secara efektif, serta membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam konteks perpustakaan, pemasaran mencakup kegiatan seperti mengembangkan strategi pemasaran, mengelola media sosial, dan menyelenggarakan acara dan pameran. Humas, di sisi lain, berfokus pada membangun dan memelihara hubungan dengan media, komunitas, dan organisasi lain. Kedua bidang ini saling terkait dan bekerja sama untuk meningkatkan visibilitas dan reputasi perpustakaan.

Misalnya, seorang pustakawan yang memiliki keterampilan pemasaran dan humas dapat mengembangkan kampanye pemasaran yang menargetkan kelompok pengguna tertentu, seperti siswa atau peneliti. Kampanye pemasaran ini dapat mencakup pembuatan konten yang menarik di media sosial, bermitra dengan organisasi lain untuk menyelenggarakan acara bersama, dan menjalin hubungan dengan media untuk mendapatkan liputan positif tentang perpustakaan. Melalui upaya pemasaran dan humas yang efektif, perpustakaan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang layanan dan koleksinya, menarik pengguna baru, dan membangun hubungan yang kuat dengan komunitas.

Memahami pemasaran dan humas sangat penting bagi lulusan ilmu perpustakaan. Lulusan yang memiliki keterampilan dalam bidang ini akan dapat bekerja secara efektif di berbagai jenis perpustakaan dan berkontribusi pada kesuksesan perpustakaan dalam mencapai tujuannya.

Etika dan Hukum

Dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan, etika dan hukum memegang peranan penting. Etika berkaitan dengan prinsip-prinsip moral yang memandu perilaku pustakawan, sementara hukum mengatur hak dan kewajiban pustakawan dalam melaksanakan tugasnya.

  • Kebebasan Intelektual

    Kebebasan intelektual adalah hak individu untuk mengakses dan mengekspresikan ide dan informasi tanpa sensor atau pembatasan. Pustakawan memiliki kewajiban untuk melindungi kebebasan intelektual pengguna dan memastikan koleksi perpustakaan mewakili berbagai sudut pandang.

  • Privasi

    Pustakawan berkewajiban untuk menjaga privasi pengguna dan kerahasiaan informasi yang mereka akses. Hal ini mencakup melindungi informasi pribadi pengguna, seperti riwayat pinjaman dan pencarian.

  • Hak Cipta

    Pustakawan harus memahami dan mematuhi undang-undang hak cipta. Hal ini mencakup memastikan bahwa perpustakaan memiliki izin untuk membuat salinan dan mendistribusikan materi berhak cipta.

  • Netralitas Politik dan Agama

    Pustakawan harus bersikap netral dalam hal politik dan agama. Hal ini berarti bahwa mereka tidak boleh mempromosikan atau mendukung pandangan politik atau agama tertentu dalam menjalankan tugasnya.

Etika dan hukum sangat penting dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan karena memberikan pedoman bagi pustakawan dalam menjalankan tugasnya. Dengan memahami dan mematuhi prinsip-prinsip etika dan hukum, pustakawan dapat memastikan bahwa mereka menyediakan layanan yang profesional, adil, dan sesuai dengan standar masyarakat.

Baca Juga :   Panduan Kuliah Jurusan Oseanografi: Selami Ilmu Kelautan!

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Kuliah Jurusan Ilmu Perpustakaan

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) berikut ini akan memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan umum tentang kuliah jurusan ilmu perpustakaan, meliputi prospek karier, keterampilan yang dibutuhkan, dan topik terkait lainnya.

Pertanyaan 1: Apa saja prospek karier bagi lulusan ilmu perpustakaan?

Jawaban: Lulusan ilmu perpustakaan memiliki prospek karier yang luas di berbagai bidang, seperti pustakawan di perpustakaan umum, perpustakaan akademik, dan perpustakaan khusus; analis informasi; pengelola arsip; dan konsultan informasi.

Pertanyaan 2: Keterampilan apa yang dibutuhkan untuk menjadi pustakawan yang sukses?

Jawaban: Pustakawan yang sukses harus memiliki keterampilan manajemen informasi yang kuat, kemampuan riset yang baik, keterampilan komunikasi yang efektif, dan pemahaman yang mendalam tentang etika dan hukum perpustakaan.

Pertanyaan 3: Apakah kuliah jurusan ilmu perpustakaan hanya berfokus pada buku dan koleksi fisik?

Jawaban: Tidak. Ilmu perpustakaan modern mencakup aspek yang lebih luas, termasuk manajemen informasi digital, literasi informasi, dan pengembangan koleksi multimedia.

Pertanyaan 4: Apakah teknologi informasi mempengaruhi bidang ilmu perpustakaan?

Jawaban: Ya, teknologi informasi telah sangat mempengaruhi ilmu perpustakaan, mendorong penggunaan katalog online, perpustakaan digital, dan layanan informasi berbasis teknologi.

Pertanyaan 5: Apakah ada peluang kerja bagi lulusan ilmu perpustakaan di luar perpustakaan tradisional?

Jawaban: Ya, lulusan ilmu perpustakaan dapat bekerja di berbagai sektor, seperti penerbitan, manajemen data, dan penelitian.

Pertanyaan 6: Apa saja universitas ternama yang menawarkan program studi ilmu perpustakaan?

Jawaban: Beberapa universitas ternama yang menawarkan program studi ilmu perpustakaan meliputi Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjajaran, dan Universitas Brawijaya.

Secara keseluruhan, kuliah jurusan ilmu perpustakaan memberikan fondasi yang kuat dalam manajemen informasi, teknologi perpustakaan, dan etika profesi. Lulusan ilmu perpustakaan memiliki prospek karier yang luas dan dapat memainkan peran penting dalam menyediakan akses informasi yang andal dan berkualitas di era digital.

Selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang kurikulum dan mata kuliah yang dipelajari dalam program studi ilmu perpustakaan.

Tips Kuliah Jurusan Ilmu Perpustakaan

Bagi mahasiswa yang ingin sukses dalam kuliah jurusan ilmu perpustakaan, berikut adalah beberapa tips yang dapat dipertimbangkan:

Tip 1: Kuasai manajemen informasi. Kemampuan mengelola informasi secara efektif sangat penting bagi pustakawan. Belajarlah tentang sistem klasifikasi, katalogisasi, dan pengelolaan koleksi.

Tip 2: Kembangkan keterampilan riset. Pustakawan sering melakukan riset untuk menjawab pertanyaan pengguna. Tingkatkan keterampilan riset Anda dengan mengikuti kursus dan membaca buku tentang metodologi riset.

Tip 3: Perkuat komunikasi. Pustakawan harus mampu berkomunikasi dengan baik dengan pengguna, staf, dan pemangku kepentingan lainnya. Berlatihlah berkomunikasi secara efektif melalui tulisan, lisan, dan non-verbal.

Tip 4: Pahami etika dan hukum perpustakaan. Pustakawan memiliki tanggung jawab etis dan hukum dalam menyediakan akses informasi. Pelajari tentang prinsip-prinsip etika perpustakaan dan undang-undang yang relevan.

Tip 5: Manfaatkan teknologi. Teknologi informasi telah mengubah dunia perpustakaan. Kuasai teknologi yang relevan, seperti sistem manajemen perpustakaan, database online, dan alat penelusuran informasi.

Tip 6: Bangun jaringan. Berpartisipasilah dalam organisasi profesi perpustakaan dan menghadiri konferensi untuk membangun jaringan dengan pustakawan lain dan mempelajari praktik terbaik.

Tip 7: Spesialisasi. Setelah memiliki dasar yang kuat, pertimbangkan untuk berspesialisasi dalam bidang tertentu, seperti manajemen perpustakaan digital atau layanan referensi.

Tip 8: Kejar pendidikan berkelanjutan. Bidang ilmu perpustakaan terus berkembang. Terus perbarui pengetahuan dan keterampilan Anda melalui pendidikan berkelanjutan, seperti kursus, lokakarya, dan seminar.

Dengan mengikuti tips ini, mahasiswa ilmu perpustakaan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tantangan dan peluang di bidang perpustakaan.

Selanjutnya, kita akan membahas tentang prospek karier bagi lulusan ilmu perpustakaan.

Kesimpulan

Kuliah jurusan ilmu perpustakaan memberikan landasan yang kuat untuk berkarier di bidang informasi. Mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek pengelolaan informasi, mulai dari manajemen koleksi hingga layanan pengguna. Teknologi informasi telah mengubah lanskap perpustakaan, sehingga lulusan ilmu perpustakaan harus menguasai teknologi yang relevan.

Beberapa poin utama terkait ilmu perpustakaan meliputi:

  • Peran penting pustakawan dalam menyediakan akses informasi yang andal dan berkualitas.
  • Kolaborasi antara pustakawan dan pengguna untuk memenuhi kebutuhan informasi yang terus berkembang.
  • Adaptasi perpustakaan terhadap kemajuan teknologi untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna.

Di era informasi yang melimpah, pustakawan memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menemukan dan menggunakan informasi secara efektif. Dengan pemahaman yang mendalam tentang ilmu perpustakaan, lulusan jurusan ini dapat berkontribusi pada kemajuan masyarakat informasi.