Raih Beasiswa Tahfidz 1 Juz: Tips dan Guide Lengkap

beasiswa tahfidz 1 juz

Raih Beasiswa Tahfidz 1 Juz: Tips dan Guide Lengkap

Beasiswa tahfidz 1 juz merupakan beasiswa yang diberikan kepada pelajar yang menghafal Alquran sebanyak 1 juz. Salah satu contoh beasiswa tahfidz 1 juz adalah program yang ditawarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia yang terbuka bagi siswa-siswi madrasah dan pesantren.

Beasiswa ini sangat penting karena dapat membantu pelajar dalam memperoleh pendidikan yang lebih baik. Selain itu, beasiswa ini juga dapat memotivasi pelajar untuk lebih giat menghafal Alquran. Beasiswa tahfidz 1 juz sendiri telah berkembang sejak zaman Rasulullah SAW yang memberikan hadiah kepada sahabat yang berhasil menghafal Alquran.

Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai beasiswa tahfidz 1 juz, mulai dari persyaratan, manfaat, hingga cara mendaftarnya.

Beasiswa Tahfidz 1 Juz

Beasiswa tahfidz 1 juz merupakan bentuk bantuan yang diberikan kepada siswa-siswi yang berhasil menghafal Alquran sebanyak 1 juz. Beasiswa ini memiliki beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah:

  • Persyaratan
  • Ketentuan
  • Kategori
  • Besaran
  • Pendaftaran
  • Seleksi
  • Penyaluran
  • Manfaat
  • Dampak
  • Rekomendasi

Aspek-aspek tersebut saling berkaitan dan perlu dipahami secara komprehensif untuk memperoleh beasiswa tahfidz 1 juz. Sebagai contoh, pemahaman tentang persyaratan dan ketentuan beasiswa akan membantu siswa-siswi dalam mempersiapkan diri sebelum mendaftar. Selain itu, informasi tentang kategori dan besaran beasiswa dapat menjadi bahan pertimbangan bagi siswa-siswi dalam memilih beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Persyaratan

Persyaratan merupakan salah satu aspek penting dalam beasiswa tahfidz 1 juz. Persyaratan ini menentukan siapa saja yang berhak menerima beasiswa tersebut. Ada beberapa persyaratan umum yang biasanya ditetapkan oleh penyelenggara beasiswa, di antaranya adalah:

  • Hafal Alquran 1 juz

    Calon penerima beasiswa harus hafal Alquran minimal 1 juz. Hafalan tersebut harus dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari lembaga pendidikan atau ustadz yang membimbing.

  • Siswa berprestasi

    Calon penerima beasiswa harus memiliki prestasi akademik yang baik. Prestasi tersebut dapat dibuktikan dengan adanya rapor atau piagam penghargaan.

  • Berakhlak mulia

    Calon penerima beasiswa harus memiliki akhlak mulia. Akhlak mulia tersebut dapat dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari pihak sekolah atau pesantren.

  • Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Calon penerima beasiswa tidak sedang menerima beasiswa lain yang sejenis. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diberikan kepada siswa-siswi yang benar-benar membutuhkan.

Persyaratan tersebut dapat bervariasi tergantung pada penyelenggara beasiswa. Oleh karena itu, calon penerima beasiswa harus membaca dengan cermat persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara beasiswa.

Ketentuan

Ketentuan merupakan aspek penting dalam beasiswa tahfidz 1 juz yang mengatur berbagai hal terkait beasiswa tersebut. Ketentuan ini dibuat oleh penyelenggara beasiswa untuk memastikan bahwa beasiswa diberikan secara adil dan transparan.

  • Periode Pendaftaran

    Ketentuan ini mengatur tentang waktu pendaftaran beasiswa. Calon penerima beasiswa harus memperhatikan periode pendaftaran agar tidak terlewat.

  • Cara Pendaftaran

    Ketentuan ini mengatur tentang cara pendaftaran beasiswa. Calon penerima beasiswa dapat mendaftar secara online maupun offline.

  • Seleksi Penerima

    Ketentuan ini mengatur tentang proses seleksi penerima beasiswa. Seleksi biasanya dilakukan berdasarkan hafalan Alquran, prestasi akademik, dan akhlak mulia.

  • Penyaluran Beasiswa

    Ketentuan ini mengatur tentang cara penyaluran beasiswa. Beasiswa dapat disalurkan melalui transfer bank atau tunai.

Ketentuan-ketentuan tersebut saling berkaitan dan harus dipahami secara komprehensif oleh calon penerima beasiswa. Dengan memahami ketentuan-ketentuan tersebut, calon penerima beasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan beasiswa.

Kategori

Kategori merupakan aspek penting dalam beasiswa tahfidz 1 juz yang membedakan jenis-jenis beasiswa tersebut. Keberadaan kategori ini sangat penting untuk memudahkan penyelenggara beasiswa dalam mengelompokkan dan mengelola beasiswa yang mereka tawarkan.

Kategori beasiswa tahfidz 1 juz dapat dibagi berdasarkan beberapa kriteria, antara lain:

  1. Berdasarkan jenjang pendidikan

    Kategori ini membedakan beasiswa tahfidz 1 juz berdasarkan jenjang pendidikan penerima beasiswa, seperti tingkat SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

  2. Berdasarkan lembaga penyelenggara

    Kategori ini membedakan beasiswa tahfidz 1 juz berdasarkan lembaga yang menyelenggarakan beasiswa tersebut, seperti Kementerian Agama, lembaga swasta, atau organisasi nirlaba.

  3. Berdasarkan jumlah hafalan

    Kategori ini membedakan beasiswa tahfidz 1 juz berdasarkan jumlah hafalan Alquran yang disyaratkan, seperti hafalan 1 juz, 2 juz, 3 juz, dan seterusnya.

Kategori beasiswa tahfidz 1 juz sangat bermanfaat bagi calon penerima beasiswa karena dapat membantu mereka dalam menemukan beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka. Selain itu, kategori beasiswa tahfidz 1 juz juga dapat membantu penyelenggara beasiswa dalam mendistribusikan beasiswa secara lebih efektif dan efisien.

Besaran

Besaran merupakan aspek penting dalam beasiswa tahfidz 1 juz yang menentukan jumlah bantuan yang akan diberikan kepada penerima beasiswa. Besaran beasiswa tahfidz 1 juz dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti lembaga penyelenggara, kategori beasiswa, dan jumlah hafalan Alquran yang disyaratkan.

Besaran beasiswa tahfidz 1 juz sangat berpengaruh terhadap minat dan motivasi calon penerima beasiswa. Besaran beasiswa yang memadai dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi calon penerima beasiswa untuk mendaftar dan mengikuti seleksi beasiswa. Selain itu, besaran beasiswa yang memadai juga dapat membantu penerima beasiswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mereka, seperti biaya pendaftaran, biaya kuliah, dan biaya hidup.

Sebagai contoh, Kementerian Agama Republik Indonesia menawarkan beasiswa tahfidz 1 juz dengan besaran Rp 1.000.000 per bulan untuk mahasiswa strata 1 (S1). Besaran beasiswa ini cukup memadai untuk membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mereka selama satu semester.

Memahami besaran beasiswa tahfidz 1 juz sangat penting bagi calon penerima beasiswa. Dengan memahami besaran beasiswa, calon penerima beasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan beasiswa. Selain itu, memahami besaran beasiswa juga dapat membantu calon penerima beasiswa dalam mengelola keuangan mereka dengan baik.

Pendaftaran

Pendaftaran merupakan aspek penting dalam beasiswa tahfidz 1 juz yang menjadi gerbang awal bagi calon penerima beasiswa untuk mendapatkan bantuan pendidikan. Tanpa adanya pendaftaran, calon penerima beasiswa tidak akan dapat mengikuti seleksi dan mendapatkan beasiswa.

Pendaftaran beasiswa tahfidz 1 juz biasanya dilakukan secara online melalui website atau platform yang disediakan oleh penyelenggara beasiswa. Calon penerima beasiswa perlu mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti surat keterangan hafalan Alquran, transkrip nilai, dan surat rekomendasi.

Proses pendaftaran yang jelas dan transparan sangat penting untuk memastikan bahwa beasiswa tahfidz 1 juz diberikan kepada calon penerima beasiswa yang memenuhi syarat. Selain itu, proses pendaftaran yang efisien dapat memudahkan calon penerima beasiswa dalam mendaftar dan mengikuti seleksi beasiswa.

Pemahaman tentang proses pendaftaran beasiswa tahfidz 1 juz sangat penting bagi calon penerima beasiswa. Dengan memahami proses pendaftaran, calon penerima beasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan beasiswa.

Seleksi

Seleksi merupakan tahapan penting dalam beasiswa tahfidz 1 juz untuk menentukan calon penerima beasiswa yang layak dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Seleksi dilakukan secara objektif dan transparan untuk memastikan bahwa beasiswa diberikan kepada calon penerima yang benar-benar berhak dan membutuhkan.

  • Tes Hafalan Alquran

    Calon penerima beasiswa diuji kemampuan menghafal Alquran, baik dari segi kelancaran, kefasihan, maupun tajwidnya. Tes ini biasanya dilakukan secara lisan di hadapan penguji yang kompeten.

  • Tes Prestasi Akademik

    Calon penerima beasiswa juga dinilai prestasi akademiknya melalui pemeriksaan rapor atau transkrip nilai. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan intelektual dan prestasi calon penerima beasiswa di bidang akademik.

  • Tes Wawancara

    Calon penerima beasiswa diwawancarai untuk mengetahui motivasi, tujuan, dan rencana mereka terkait dengan beasiswa tahfidz 1 juz. Tes ini juga digunakan untuk menilai kepribadian, karakter, dan akhlak calon penerima beasiswa.

  • Verifikasi Dokumen

    Penyelenggara beasiswa melakukan verifikasi dokumen yang diserahkan oleh calon penerima beasiswa, seperti surat keterangan hafalan Alquran, rapor, dan surat rekomendasi. Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan keaslian dan kebenaran dokumen yang diserahkan.

Seleksi beasiswa tahfidz 1 juz menjadi penentu keberhasilan calon penerima beasiswa dalam mendapatkan bantuan pendidikan. Oleh karena itu, calon penerima beasiswa perlu mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh.

Penyaluran

Penyaluran merupakan aspek penting dalam beasiswa tahfidz 1 juz yang memastikan bahwa bantuan pendidikan sampai ke tangan penerima beasiswa secara tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Penyaluran beasiswa tahfidz 1 juz dapat dilakukan melalui berbagai cara, di antaranya transfer bank, tunai, atau dalam bentuk barang.

Penyaluran beasiswa tahfidz 1 juz yang tepat waktu sangat penting untuk membantu penerima beasiswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mereka, seperti biaya pendaftaran, biaya kuliah, dan biaya hidup. Selain itu, penyaluran beasiswa tahfidz 1 juz yang sesuai dengan kebutuhan penerima beasiswa dapat membantu mereka dalam mengembangkan potensi dan meraih cita-cita mereka.

Salah satu contoh penyaluran beasiswa tahfidz 1 juz yang tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan penerima beasiswa adalah program beasiswa tahfidz 1 juz yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Beasiswa ini disalurkan melalui transfer bank setiap bulan kepada penerima beasiswa untuk membantu mereka dalam memenuhi biaya pendidikan mereka.

Pemahaman tentang penyaluran beasiswa tahfidz 1 juz sangat penting bagi penerima beasiswa dan penyelenggara beasiswa. Dengan memahami penyaluran beasiswa tahfidz 1 juz, penerima beasiswa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan menggunakan beasiswa yang mereka terima secara efektif. Selain itu, penyelenggara beasiswa dapat memastikan bahwa beasiswa yang mereka berikan disalurkan secara tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan penerima beasiswa.

Manfaat

Beasiswa tahfidz 1 juz memberikan banyak manfaat bagi para penerimanya. Manfaat-manfaat tersebut dapat bersifat jangka pendek maupun jangka panjang, dan dapat dirasakan baik oleh penerima beasiswa secara individu maupun oleh masyarakat secara keseluruhan.

Salah satu manfaat utama beasiswa tahfidz 1 juz adalah dapat membantu penerima beasiswa dalam memenuhi biaya pendidikan mereka. Beasiswa ini dapat digunakan untuk membayar biaya pendaftaran, biaya kuliah, dan biaya hidup lainnya. Dengan adanya beasiswa ini, penerima beasiswa dapat fokus pada studi mereka tanpa harus khawatir tentang masalah keuangan.

Selain manfaat finansial, beasiswa tahfidz 1 juz juga memberikan manfaat non-finansial. Beasiswa ini dapat memotivasi penerima beasiswa untuk lebih giat dalam menghafal Alquran dan meningkatkan prestasi akademik mereka. Selain itu, beasiswa ini juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan rasa percaya diri penerima beasiswa.

Secara lebih luas, beasiswa tahfidz 1 juz juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semakin banyaknya orang yang menghafal Alquran, diharapkan masyarakat akan semakin cinta dan menghormati Alquran. Selain itu, masyarakat juga akan semakin terbiasa dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Alquran, sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dampak

Beasiswa tahfidz 1 juz memberikan dampak positif yang signifikan bagi para penerimanya maupun masyarakat luas. Dampak tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek, di antaranya:

  • Peningkatan Motivasi

    Beasiswa tahfidz 1 juz dapat memotivasi para penerimanya untuk lebih giat menghafal Alquran. Hal ini dikarenakan beasiswa tersebut memberikan apresiasi dan pengakuan atas usaha mereka dalam mempelajari kitab suci.

  • Peningkatan Prestasi Akademik

    Beasiswa tahfidz 1 juz juga dapat mendorong para penerimanya untuk meningkatkan prestasi akademik mereka. Hal ini karena mereka sadar bahwa beasiswa tersebut hanya akan diberikan kepada siswa-siswi yang berprestasi baik.

  • Peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman Islam

    Dengan menghafal Alquran, para penerima beasiswa tahfidz 1 juz akan semakin memahami ajaran-ajaran Islam. Hal ini akan berdampak positif pada akhlak dan perilaku mereka sehari-hari.

  • Kaderisasi Ulama dan Hafizh Quran

    Beasiswa tahfidz 1 juz dapat menjadi salah satu cara untuk mengkaderisasi ulama dan hafizh Quran di masa depan. Para penerima beasiswa ini diharapkan dapat menjadi teladan dan panutan bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam pengembangan syiar Islam.

Dampak positif beasiswa tahfidz 1 juz tersebut sangat besar dan luas, baik bagi para penerimanya maupun masyarakat luas. Oleh karena itu, beasiswa ini perlu terus didukung dan dikembangkan agar semakin banyak orang yang termotivasi untuk menghafal Alquran.

Rekomendasi

Rekomendasi merupakan salah satu aspek penting dalam beasiswa tahfidz 1 juz. Rekomendasi berfungsi untuk memberikan penilaian dan dukungan terhadap calon penerima beasiswa. Rekomendasi yang kuat dapat meningkatkan peluang calon penerima beasiswa untuk mendapatkan beasiswa.

  • Rekomendasi Akademis

    Rekomendasi akademis diberikan oleh guru atau dosen yang pernah mengajar calon penerima beasiswa. Rekomendasi ini berisi penilaian tentang kemampuan akademis calon penerima beasiswa, seperti prestasi belajar, kedisiplinan, dan motivasi belajar.

  • Rekomendasi Kepribadian

    Rekomendasi kepribadian diberikan oleh tokoh masyarakat atau pemuka agama yang mengenal calon penerima beasiswa secara pribadi. Rekomendasi ini berisi penilaian tentang kepribadian calon penerima beasiswa, seperti akhlak, kejujuran, dan tanggung jawab.

  • Rekomendasi Hafalan Alquran

    Rekomendasi hafalan Alquran diberikan oleh ustadz atau qari yang membimbing calon penerima beasiswa dalam menghafal Alquran. Rekomendasi ini berisi penilaian tentang kemampuan hafalan Alquran calon penerima beasiswa, seperti kelancaran, kefasihan, dan tajwid.

  • Rekomendasi Finansial

    Rekomendasi finansial diberikan oleh pihak yang mengetahui kondisi keuangan calon penerima beasiswa. Rekomendasi ini berisi penilaian tentang kondisi keuangan calon penerima beasiswa, seperti pendapatan keluarga dan pengeluaran rutin.

Rekomendasi yang lengkap dan kuat dapat membantu penyelenggara beasiswa dalam menyeleksi calon penerima beasiswa yang layak dan berhak mendapatkan beasiswa. Oleh karena itu, calon penerima beasiswa perlu meminta rekomendasi dari orang-orang yang kompeten dan mengenal mereka dengan baik.

Tanya Jawab Beasiswa Tahfidz 1 Juz

Tanya jawab berikut ini disusun untuk membantu calon penerima beasiswa tahfidz 1 juz dalam memahami persyaratan, ketentuan, dan proses beasiswa secara lebih jelas.

Pertanyaan 1: Apa saja persyaratan umum untuk mendapatkan beasiswa tahfidz 1 juz?

Jawaban: Persyaratan umum untuk mendapatkan beasiswa tahfidz 1 juz antara lain hafal Alquran minimal 1 juz, memiliki prestasi akademik yang baik, berakhlak mulia, dan tidak sedang menerima beasiswa lain yang sejenis.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara mendaftar beasiswa tahfidz 1 juz?

Jawaban: Calon penerima beasiswa dapat mendaftar beasiswa tahfidz 1 juz secara online melalui website atau platform yang disediakan oleh penyelenggara beasiswa. Calon penerima beasiswa perlu mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan.

Pertanyaan 3: Apa saja tahapan seleksi beasiswa tahfidz 1 juz?

Jawaban: Tahapan seleksi beasiswa tahfidz 1 juz biasanya meliputi tes hafalan Alquran, tes prestasi akademik, tes wawancara, dan verifikasi dokumen.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara penyaluran beasiswa tahfidz 1 juz?

Jawaban: Beasiswa tahfidz 1 juz biasanya disalurkan melalui transfer bank atau tunai. Penyaluran beasiswa dilakukan secara berkala sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh penyelenggara beasiswa.

Pertanyaan 5: Apa saja manfaat beasiswa tahfidz 1 juz?

Jawaban: Beasiswa tahfidz 1 juz memberikan banyak manfaat, antara lain membantu memenuhi biaya pendidikan, memotivasi untuk lebih giat menghafal Alquran, meningkatkan prestasi akademik, dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Islam.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara mendapatkan rekomendasi untuk beasiswa tahfidz 1 juz?

Jawaban: Calon penerima beasiswa dapat meminta rekomendasi dari guru, dosen, tokoh masyarakat, pemuka agama, atau ustadz yang mengenal mereka dengan baik. Rekomendasi tersebut berisi penilaian tentang kemampuan akademis, kepribadian, hafalan Alquran, dan kondisi keuangan calon penerima beasiswa.

Tanya jawab di atas memberikan gambaran umum tentang beasiswa tahfidz 1 juz. Untuk informasi lebih lengkap, calon penerima beasiswa dapat mengunjungi website penyelenggara beasiswa atau menghubungi pihak terkait.

Artikel selanjutnya akan membahas lebih dalam tentang tips and trik mendapatkan beasiswa tahfidz 1 juz.

Tips Mendapatkan Beasiswa Tahfidz 1 Juz

Untuk meningkatkan peluang mendapatkan beasiswa tahfidz 1 juz, berikut ini beberapa tips yang dapat diikuti oleh calon penerima beasiswa:

Tip 1: Persiapkan Hafalan Alquran dengan Baik

Hafalkan Alquran dengan benar dan lancar sesuai dengan tajwid yang baik. Perbanyak murojaah (mengulang hafalan) agar hafalan semakin kuat dan tidak mudah lupa.

Tip 2: Tingkatkan Prestasi Akademik

Jaga prestasi akademik dengan belajar dengan giat dan tekun. Dapatkan nilai yang baik di sekolah atau madrasah, serta ikuti kegiatan ekstrakurikuler yang positif.

Tip 3: Kembangkan Kepribadian Islami

Tunjukkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, seperti jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Jadilah teladan bagi orang lain dan tunjukkan bahwa hafiz Alquran memiliki kepribadian yang baik.

Tip 4: Cari Informasi Beasiswa Secara Luas

Cari informasi beasiswa tahfidz 1 juz dari berbagai sumber, seperti website resmi penyelenggara beasiswa, media sosial, dan lembaga pendidikan. Jangan hanya mengandalkan satu sumber informasi saja.

Tip 5: Siapkan Dokumen Persyaratan dengan Lengkap

Persiapkan semua dokumen persyaratan beasiswa dengan lengkap dan benar. Pastikan dokumen tersebut asli dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh penyelenggara beasiswa.

Tip 6: Minta Rekomendasi dari Orang yang Kompeten

Minta rekomendasi dari guru, dosen, tokoh masyarakat, atau ustadz yang mengenal Anda dengan baik. Rekomendasi tersebut akan memberikan penilaian tentang kemampuan akademis, kepribadian, dan hafalan Alquran Anda.

Tip 7: Berdoa dan Berusaha dengan Maksimal

Setelah semua usaha dilakukan, jangan lupa untuk berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT. Berdoa agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam proses seleksi beasiswa.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Insya Allah peluang Anda untuk mendapatkan beasiswa tahfidz 1 juz akan semakin besar. Teruslah belajar, berusaha, dan berdoa agar Allah SWT meridhai usaha Anda.

Artikel selanjutnya akan membahas tentang manfaat beasiswa tahfidz 1 juz dan dampaknya bagi para penerima beasiswa.

Kesimpulan

Beasiswa tahfidz 1 juz merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dan lembaga-lembaga terkait dalam rangka mendorong generasi muda untuk menghafal Alquran. Beasiswa ini memberikan banyak manfaat, antara lain membantu meringankan biaya pendidikan, memotivasi untuk semakin giat menghafal Alquran, dan meningkatkan prestasi akademik.

Untuk mendapatkan beasiswa tahfidz 1 juz, diperlukan beberapa syarat, seperti hafal Alquran minimal 1 juz, memiliki prestasi akademik yang baik, dan berakhlak mulia. Proses seleksi beasiswa biasanya meliputi tes hafalan Alquran, tes prestasi akademik, dan tes wawancara.

Beasiswa tahfidz 1 juz memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang cinta Alquran, berprestasi, dan berakhlak mulia. Dengan adanya beasiswa ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk menghafal Alquran dan menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup.